Total Tayangan Laman

Senin, 19 Desember 2011

Vitiligo bisakah sembuh?

Vitiligo adalah suatu kondisi yang menyebabkan depigmentasi dari bagian kulit. Hal ini terjadi ketika melanosit , sel-sel yang bertanggung jawab untuk pigmentasi kulit atau pembentuk warna kulit, mati atau tidak berfungsi. Penyebab vitiligo tidak diketahui, tetapi penelitian menunjukkan bahwa mungkin timbul dari autoim, genetik,  stres oksidatif, atau virus. Kejadian di seluruh dunia kurang dari 1%. Bentuk yang paling umum adalah non- segmental vitiligo, yang cenderung muncul di patch simetris, kadang-kadang di daerah yang luas tubuh.
Menderita penyakit vitiligo cukup membuat sipenderita mengalami depresi yang sangat luar biasa dan stres tersebut malah membuat penyakit tersebut cepat berkembang karena faktor stres cukup dominan dalam mempengaruhi penyakit vitiligo ahkan untuk penyakit lainya, maka disarankan bagi penderita vitiligo tetap yakin bahwa setiap penyakit, Tuhan menyediakan obatnya.
Saya sendiri pernah mengalami yang namanya penyakit vitiligo. Perubahan warna kulit di daerah leher saya berbentuk bercak-bercak putih sebesar jagung, saya hitung ada 7 bercak putih, daerah punggung satu buah sebesar ibu jari saya.  Kejadian ini muncul pada sekitar bulan mei 2011, awalnya hanya didaerah leher satu bercak sebesar biji jagung saya kira bercak tersebut adalah panu karena sangat mirip dengan panu. Pada saat itu saya agak minder juga sama teman teman dengan bercak di leher saya, karena saya dari kecil tidak pernah panuan atau pun semacamnya.

 Sekira 2 bulan kemudian muncul didaerah punggung sebesar biji jagung lama-lama makin besar dan didaerah kumis saya ada satu bercak bahkan di alis sebelah kanan,  Akhirnya saat itu saya beli obat anti jamur. Pertama saya beli kalpanax saat itu saya cukup teratur memakainya disini saya cukup yakin bahwa bercak saya ini adalah panu, karena bercak di daerah kumis saya hilang. Namun 4 bulan kemudian bercak di punggung saya makin banyak ada 7 bercak dan warna putihnya semakin jelas dan agak mengkilat.


Kemudian saya berganti obat anti jamur daktarin, pindah lagi pake Formyco, namun tidak ada perubahan dan yang terakhir pakai salep jamur salep cap Gadjah khusus panu. Ketika pakai salep gadjah ini selama pemakain 3 hari di oles sekitar bercak, terjadi perubahan warna kulit sekeliling daerah bercak menjadi hitam seperti terbakar matahari karena di brosur pemakain memang di katakan bakal terjadi perubahan kulit menjadi hitam seperti terbakar matahari, namun vitiligo saya tidak mengalami perubahan warna. Malah semakin jelek karena udah bercak ditambah hitam sana sini gak karuan. Setelah sudah putus asa saya berniat berobat ke dokter kulit dan ingin konsultasi. Ketika saya konsultasi sama dokter kulit di kota saya,  Hal yang saya alami adalah depresi yang sangat berat, bagaimana tidak?. Dokter kulit yang saya kunjungi ketika konsultasi mengenai perubahan warna kulit saya ini berkata bahwa ini adalah Penyakit Vitiligo, dan yang paling berat ketika dia berkata penyakit ini tidak ada obatnya dan akan menyebar kemana mana bahkan ke seluruh tubuh anda berbelang belang, ada putih ada coklat warna kulit anda. Bagaikan disambar halilintar di siang bolong bahkan saya waktu itu membantah kata dokter tersebut kebetulan itu dokternya wanita, saya bilang masa gak ada obatnya dok? dan dia bilang,
"emang sih dulu ada tapi sekarang kayaknya gak di produksi lagi itupun bukan untuk mengobati hanya untuk memperlambat penyebaran saja,".
Kok gak diproduksi lagi dok?
" karena penyakit ini hanya dialami sedikit orang dan lagian penyakit ini bukan penyakit berbahaya hanya saya tekanan psikologis pasien aja yang muncul, saya kasih obat nanti kamu cari aja,". 
saat itu dokter kasih resep obat vitamin dan anti oksidan dan saya di suruh cari obat yang udah gak di produksi lagi itu mana tahu masih ada yang jual.

Saat itu saya pulang dari klinik tersebut mencari apotik dengan rasa sedih, bahkan saya sempat menitikkan air mata di saat gerimis mengundang pilu, gak kebayang nanti saya akan mengalami penyakit belang. padahal saya masih muda, orang akan menjauhi saya karena mereka pasti gak tahu ini penyakit apa. Teringat di kampung kelahiran saya ada orang seperti ini saat itu saya masih kecil, aneh aja liat belang bapak itu ada perasaan aneh liat tanganya belang. nanti saya bakal seperti itu. itulah yang ada di otak saya ketika itu. Sekitar 2 jam saya keliling kota nyari apotik yang semuanya mengatakan sudah gak ada lagi sudah gak di produksi lagi. Hingga tiba di sebuah apotik, saya menanyakan apakah obat ini ada? ketika itu si penjual melihat resep saya, yang pertama dia lihat adalah nama saya. (buat saya senyum sedikit lucu nih tukang apotik).
" kamu marga Gultom ya?, saya kakak iparmu karena suamiku marga Gultom,"
sakit apa?
""ini kak saya kena vitiligo.
kakak itu tanpa merasa aneh sama kulit saya meraba seolah memastikan penyakit saya,(dalam hati saya ,Tuhan maha baik selalu memberikan rasa lega disaat masa berat).
dan kakakku itu bilang ( ini yang saya praktekkan selama perobatan saya)
" ooo kamu jangan makan ikan laut dulu, jangan makan daging ayam jantan, makan banyak sayur, jangan begadang,"
Amazing kata-kata ini sesegera menguatkan saya membuat saya tegar saat itu, walaupun masih sedikit bimbang tapi itu adalah sebuah jalan harapan yang cukup buat saya tenang saat itu.


Beruntung saya punya pacar yang baik yang saat itu menguatkan hati saya ketika saya  tiba di rumah saya langsung curhat deh, dia berkata: "..............pasti sembuh deh! mana mungkin gak ada obatnya? ini lagi kucari di internet banyak  yang jual obatnya dan ada yang sembuh kok!. trus kalo kena vitiligo emank kenapa rupanya?. Inilah salah satu kata kata penyejuk yang buat saya sedikit tenang.

2 hari kemudian saya berobat lagi ke Rumah Sakit swasta di medan kota saya tinggal, saya berobat ke dokter spesialis kulit, berharap dokternya tahu obat yang ampuh, dan bisa mengobati. Namun saya menerima kata2 yang sama bahwa ini vitiligo tidak dapat di obati tapi penyebarannya bisa di perlambat bahkan tidak menyebar lagi asalkan rajin merawat tubuh olah raga dan makan sayur.
Ketika itu dokter nya memberi saya suplemen SELOXY AA 30 tablet, ditambah salep racikan.
Saat itu saya rajin menggunakan obatnya selama setengah bulan dan mengatur pola makan, tidak makan ikan laut dan daging ayam jantan, makan sayur. sedikit demi sedikit mulai berkurang vitiligo saya. Saya tidak sepenuhnya menggunakan selama sebulan karena obat tersebut di resep untuk penggunaan satu bulan, karena pertengahan bulan muncul bintik bintik merah dileher saya saya pikir mungkin saya kena alergi atau apa.

Pengobatan dengan salep saya hentikan bahkan  seloxxy AA saya tidak saya gunakan lagi selama sebulan itu, hanya saya gunakan setengah bulan saja. semuanya masih sisa. Saya sempat pesan obat herbal dari jakarta yang saya searching dari internet, dikirim langsung ke saya 3 hari kemudian seharga hampir 900ribuan. Namun tidak langsung saya pakai karena takut bintik2 merah saya bertambah. Saya tunggu seminggu hingga bintik2 saya berkurang. Agak frustasi juga saat itu pengen tidak mengobatinya lagi.
Ketika satu malam saya berdoa kepada Yesus, dengan rendah hati supaya penyakit saya di sembuhkan, saat itu saya saya mulai tegar kembali. saya rajin berolah raga lari di tempat kerjaan saya. Namun obat saya dari jakarta itu tidak saya gunakan sama sekali karena saya perhatikan vitiligo saya lama2 mulai mengecil dan semakin berwarna kembali. Sampai saat ini selama 3 bulan sampai sekarang di punggung saya tidak ada lagi bercak di leher saya sudah hilang walau masi ada bekasnya satu tapi sudah berwarna normal kembali. Terimakasih Tuhan saya sembuh dari penyakit yang sempat buat saya down, juga tidak lupa terimakasih saya sama kedua dokter saya.






Saya ingin berbagi tips Kepada teman-teman yang mungkin menderita penyakit ini.
  1. Yang utama dan yang paling utama adalah keyakinan sembuh, keyakinan kepada Tuhan bahwa semua penyakit ada obatnya. Bahkan kekuatan jiwa dan pikiran kita sendiri adalah obat yang paling mujarab, semuanya itu telah Tuhan sediakan. Berdoa dan berdoa.
  2. Ini adalah cobaan untuk lebih menghargai tubuh kita, supaya kita rajin memelihara tubuh kita, satu hal kita harus meninggalkan kebiasaan-kebiasaan buruk seperti halnya merokok, karena saya alami sendiri saat ini saya tidak merokok lagi, menghindari kontak dengan suasana lingkungan oksidant tinggi. karena semuanya ini berpengaruh besar( utama )
  3. Rajin berolah raga
  4. Makan sayur dan buah2an
  5. Hindari makanan laut, alternatifnya adalah ikan lele, ikan mujair,belut, nila, telur, ikan2 tawar lainya
  6. Hindari Stres atau depresi
  7. Berjemur sore sekita jam 5 selama 10 menit atau dilakukan saat olah raga sore.
  8. Vitiligo bisa dari kontak dengan kimia, kulit stres akibat kontak kimia seperti HCL atau NaCl dan kimia lainya
  9. Mengatur Pola makan
  10. Dekat dengan keluarga
  11. Usahakan jangan Minder, jelaskan ini bukan penyakit berbahaya atau menular



TERIMAKASIH


 

1 komentar: